Posts

Showing posts with the label Rumah tangga

Crazy Little Thing Called Love : Tentang Memberi, Harga dan Apresiasi

Image
Sebelum saya masuk ke tema tulisan, saya ingin mengajak pembaca untuk memiliki pemikiran yang terbuka, just read , kosongkan segala prasangka.. 😄 Tulisan ini sederhana kok, just relax and take your time.. Copyright Pexels.com Saya banyak menjumpai statement para istri tentang sang suami yang suka memberi sekuntum atau atau sebucket bunga sebagai hadiah atau surprise istrinya. Rerata mereka memilih untuk dibelikan hal lain daripada bunga setelah tahu harganya. "Sayang uangnya, mending buat nabung atau beliin makanan atau benda yang bisa ada nilainya (read: investasi). Salahkah mereka dengan segala statementnya? No! Of course not. Dipikir-pikir iya juga sih...bunga kan bakal layu lalu dibuang, sama aja kayak buang duit. Ya dong? But you know sist? Dia, mereka para lelaki sebelum membeli bunga atau rangkaian bunga itu, dengan segenap hatinya, yang penuh cinta itu kepikiran untuk memberikan sesuatu yang bagi sebagian orang yang sedang kasmaran adalah tanda cinta, penuh d...

Stres Utama Wanita adalah Suaminya, Benarkah?

Image
Bener ga sih penyebab utama stres pada wanita itu adalah suaminya? well..bisa ya, bisa tidak. Perempuan itu memang rentan terhadap stres ya moms. Sumber foto: Instagram vemaledotcom Dalam buku The Stresses Sex: Uncovering the Truth about Men, Women, and Mental Health, Jason Freeman, menyebutkan kaum wanita beresiko 40 persen lebih besar untuk mengalami gangguan psikologi. Freeman yang seorang profesor bidang psikologi itu mengatakan wanita rentan mengalami depresi, gangguan panik, fobia, insomnia, gangguan stres pasca trauma, serta gangguan pola makan. (lifestyle.kompas.com) Hmmm...urusan domestik rumah tangga yang berjibun, anak-anak yang super aktif, belum lagi masalah keuangan rumah tangga memang memusingkan ya moms? apalagi kalau suami sedikit tidak peka terhadap itu semua, menganggap hal tersebut sepenuhnya tugas istri. Suami cukup bekerja mencari nafkah, memberi uang belanja, mengajak jalan-jalan jika ada kelebihan rezeki. Cukup. Rumah tangga merupakan satu 'le...

Membuat Rumah Tangga Lebih Berwarna

Image
Beberapa orang memiliki tagline "teman tapi menikah", "sahabat jadi cinta" atau yang sejenisnya. Tapi kami, "menikah lalu berteman selanjutnya bersahabat". We almost forget, bahwa sahabat terbaik setelah menikah adalah pasangan. Teman curhat, curhat sedalam-dalamnya curhatan, teman jalan, teman doing something crazy, 'partner in crime', teman beradventure, and so many things that we can do. Yaa sama pasangan halal. Mungkin bagi kebanyakan, menggila bersama pasangan kurang asik,  karena memiliki pasangan yang (katanya) ga asik buat melakukan sesuatu yg menantang, eh tapi kok ternyata doi bisa punya 'me time' bareng teman-teman kerjanya, teman sekolahnya, hiking, climbing, or ing-ing yg lain. Kita cuma membutuhkan sesuatu yg beda, out of the box. Mungkin memang ada karakter beberapa orang yang jaim, elegan nan anggun yang mungkin berbeda dengan karakter pasangan, utamanya sih perempuan ya..terlebih kalo sudah punya buntut, horeamlah (...

Perjalanan (tidak) Panjang Memiliki Momongan

Image
sumber: Unknown I. Dulu setelah menikah saya dan suami berharap bisa segera diberi momongan. Setiap bulan saya mantengin tanggal-tanggal datangnya “tamu”, tiap lewat beberapa hari selalu jadi momen yang bikin H2C(Harap-Harap Cemas), selalu ga sabaran pengen beli Test Pack (next baca: TP). Pernah sekali waktu telat 3 hari, lalu saya minta dibeliin TP ke suami, buru-buru pagi-pagi setelah bangun tidur ngecek dan....hhhh...GARIS SATU. Kecewa iya, sedih ya lumayan. Pernah juga dalam seminggu 2 kali ngetes saking penasarannya kok telatnya lama (siklus saya hampir ga pernah telat, paling beda-beda beberapa hari aja setiap bulannya), dan hasilnya tetap negatif. Pernah juga sekali waktu saya nangis waktu “si tamu” datang. Suami sih santai aja, beliau bilang, “ga usah dipikirin, santai aja keleess..” tapi ya namanya perempuan ya...tetep boo..dipikirin dan tiap haid datang saya selalu laporan ke suami dengan ekspresi sedih. Perlu diketahui, dari awal menikah saya sering sakit, buk...