Posts

Showing posts with the label Nasihat

Edisi Sok Bijak #1

Image
Bagi kebanyakan pasangan berpacaran, apalagi yg masih abegeh abegeh..menikah  adalah ujung dan tujuan dr kisah cinta. Padahal kebalikannya, menikah merupakan awal dr segalanya. Awal dr berjuang, awal dr menghadapi berbagai ujian cinta  # eaaa .. Menikah, ga semudah saat pacaran..ga semudah jalan bareng, makan bareng dan nonton bareng dan ketika sampai di rumah masing-masing yg kebayang cuma senengnya berdua bareng si doi. Saat menikah, adakalanya cueknya suami muncul, ga seperhatian saat pacaran. Asik dg dunianya sendiri, asik berduaan dg komputer/ laptop kesayangannya, akrab bermesraan dg games favoritnya atau terlihat lebih bahagia saat ngumpul dg temen-temennya. Saat menikah, adakalanya istri jadi seperti alarm jam waker, suaranya gangguuu (red.cerewet), jadi seperti anak kecil yg minta ini itu seolah ga pengertian dg kondisi suaminya, atau dia jadi terlihat sangat tidak menarik krn seharian berdaster, rambut acak-acakan, mata sayu dan jauh dr kata wangi parfum tp, yg ad...

Nasihat Diri

Image
Here we begin... Kadang Kita terlalu jauh menilai. Menilai teman yg kariernya lebih bagus padahal "minus" waktu sekolah dulu, sering ga ngerjain tugas, nyontek waktu ujian dan nyonteknyaaa sama Kita. Padahal, boleh jadi dia punya keahlian lain yg ga Kita miliki. Boleh jadi cara dia berkomunikasi dan membangun relasi lebih baik dr Kita dan memang karakter seperti dialah yg dicari perusahaannya. Kadang Kita terlalu jauh menilai. Menebak rumah tangga orang lain tidak harmonis, karena istrinya terlihat sering shopping, suaminya takut pada istri dan lain sebagainya. Padahal, boleh jadi sang istri bukan semata-mata shopping utk menyenangkan dirinya, tp dia suka membelikan hadiah utk orang tuanya, orang tua suaminya, adik-adiknya, keponakannya, kakak-kakaknya dan saudaranya yg lain Dan uang suaminya mencukupi utk itu dr usaha halalnya. Padahal, sang suami bukan takut pd istrinya melainkan dia menghormati dan menghargainya istrinya krn sadar istrinya sudah merawat dan mengur...

Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang (coba) Kau Dustakan??!!

Image
Sebenarnya Kita hanya sedang ditakut-takuti. Takut akan kelaparan, takut akan kekurangan. Padahal, bukankah Allah telah menjamin rezeki dr setiap makhluk yang Dia ciptakan?! Dia yang menciptakan, Dia yang merawat, Dia yang melindungi. Akankah Dia sia-sia kan? Ga mungkin. Dia sebaik-baik penjaga dan pelindung. Bahkan jauh lebih baik dari diri Kita sendiri, jauh lebih baik dari orang tua Kita sendiri. Kita seringkali sok tau. "Jangan nikah muda, rawan cerai, nanti ga kecukupan (harta benda dll) dan bla bla bla..." "Anak jangan banyak-banyak, dua aja cukup, tiga lah paling banyak. Nanti berat biayainnya dan bla bla bla..." Ah, sok tau ah..!  😝 Padahal, berapa banyak orang yang nikah muda justru awet sampai maut memisahkan. Berapa banyak orang yang memiliki banyak anak dan semua sukses (ukuran dunia), sekolahnya lanjut semua, hidup berkecukupan walau orang tuanya ndak kaya. Jawabannya banyaaakk.. Kita banyak yang mengelak akan janji Allah. وَمَا مِن دَاب...

Hey, Dear Self..Ingatlah Ini !

Jeng, Hidup tak melulu soal pencapaian dunia. Tak melulu soal apa yg belum dan sudah kita punya. Ada hal yg lebih penting dr itu semua. Adalah menjadi manfaat untuk orang lain. Bisa membahagiakan mereka, hidup di tengah-tengah mereka dan membuat lengkungan di bibir mereka (senyum). Ingatlah bahwa hidup hanya sebentar..sebentaaar sekali. Sama dengan tak terasanya umurmu yang semakin bertambah. Sama ketika kau merasakan seperti baru kemarin kau lulus dari Sekolah Dasar. Padahal itu terjadi 14 tahun yang lalu. Artinya? Artinya 14 tahun itu sebentar.